ADS SPACE

News

The latest technology news for smartphones, tablets, computers, laptops, smart home devices, electronics, tech trends, etc.

Investigasi Kasus Dugaan Peran Oknum TNI dalam Kematian Warga Sorong oleh Pomdam Kasuari

February 16, 2025
'Investigasi Kasus Dugaan Peran Oknum TNI dalam Kematian Warga Sorong oleh Pomdam Kasuari'

1. Diduga karena masalah asmara, seorang oknum TNI dituduh melakukan kekerasan terhadap pria berinisial AK (23) yang berakibat fatal di Sorong, Papua Barat Daya. Kasus ini kini sedang dalam investigasi Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari. 2. Suatu kasus dugaan penganiayaan dengan korban pria berinisial AK (23) yang mengakibatkan kematian di Sorong, Papua Barat Daya, dilaporkan melibatkan oknum TNI. Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus yang diduga bermula dari masalah asmara ini. 3. Pria berinisial AK (23) ditemukan tewas akibat dugaan kekerasan di Sorong, Papua Barat Daya. Oknum TNI diduga sebagai pelaku utamanya, dan saat ini Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari sedang mengusut kasus yang diduga dipicu oleh masalah asmara tersebut. 4. Seorang oknum TNI tengah diselidiki oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari atas dugaan penganiayaan yang berujung pada kematian pria berinisial AK (23) di Sorong, Papua Barat Daya. Kasus ini diduga terkait dengan masalah asmara. 5. Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari sedang melakukan penyelidikan terhadap seorang oknum TNI yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pria berinisial AK (23) hingga tewas di Sorong, Papua Barat Daya. Kasus ini diduga dipicu oleh masalah asmara. 6. Seorang oknum TNI berada di bawah penyelidikan Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari atas tuduhan penganiayaan terhadap pria berinisial AK (23) hingga tewas di Sorong, Papua Barat Daya. Dugaan awal, insiden tragis ini dipicu oleh masalah asmara. 7. Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum TNI dan berujung pada kematian pria berinisial AK (23) di Sorong, Papua Barat Daya sedang ditangani oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVIII/Kasuari. Kasus ini diduga berasal dari masalah asmara.

1. "Pomdam Kasuari sudah menangani hal ini. Anggota yang terlibat pada awalnya sedang dalam tahap pacaran. Namun, untuk lebih detail, kita masih menunggu prosesnya," ujar Brigjen TNI Totok Sutriono, Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, seperti dilansir oleh detikSulsel pada hari Minggu (16/2/2025). 2. "Ini sudah dalam penanganan Pomdam Kasuari. Anggota yang terlibat awalnya hanya sedang menjalin hubungan asmara. Namun, detail lebih lanjut masih dalam proses," katanya, Brigjen TNI Totok Sutriono, Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, seperti dikutip dari detikSulsel, Minggu (16/2/2025). 3. "Pomdam Kasuari telah menangani kasus ini. Awal mula kasus ini adalah anggota yang sedang berpacaran. Detail lebih lanjut masih dalam proses," kata Brigjen TNI Totok Sutriono, Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, seperti yang dilansirdetikSulsel, Minggu (16/2/2025). 4. "Kasus ini sudah ditangani oleh Pomdam Kasuari. Awalnya, anggota yang terlibat dalam kasus ini sedang berpacaran. Namun, kita masih menunggu proses lebih lanjut untuk detailnya," ujar Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, Brigjen TNI Totok Sutriono, dilansir oleh detikSulsel, Minggu (16/2/2025). 5. "Sudah ditangani oleh Pomdam Kasuari, kasus ini melibatkan anggota yang sedang berpacaran. Namun, proses untuk mendapatkan detail lebih lanjut masih berlangsung," tambahnya, Brigjen TNI Totok Sutriono, Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, seperti yang dilaporkan oleh detikSulsel, Minggu (16/2/2025).

1. Belum ada rincian identitas oknum TNI yang diduga terlibat dalam kasus ini, menurut Totok. Dia juga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi penganiayaan yang berakhir dengan kematian tersebut. Kasus ini sempat memicu emosi publik hingga mereka memblokir jalan pada Minggu (16/2) mulai pukul 12.00 Wita. 2. Totok belum memberikan detail tentang identitas oknum TNI yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Dia juga tidak memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai kronologi penganiayaan berujung maut tersebut. Kasus ini sempat membangkitkan emosi masyarakat hingga melakukan pemblokiran jalan pada hari Minggu (16/2) sejak pukul 12.00 Wita. 3. Identitas oknum TNI yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan berujung maut belum dirinci oleh Totok. Dia juga belum memberikan penjelasan lebih detail mengenai kronologi kejadian tersebut. Warga sempat marah hingga melakukan pemblokiran jalan pada Minggu (16/2) mulai pukul 12.00 Wita akibat kasus ini. 4. Totok belum merinci identitas oknum TNI yang diduga terlibat dalam kejadian yang berujung maut tersebut. Dia juga tidak menjelaskan lebih detail tentang kronologi penganiayaannya. Kasus ini sempat memicu amarah warga hingga mereka memblokir jalan pada Minggu (16/2) sejak pukul 12.00 Wita. 5. Belum ada penjelasan rinci dari Totok mengenai identitas oknum TNI yang diduga terlibat. Dia juga tidak menjelaskan lebih jauh mengenai kronologi penganiayaan yang berakhir tragis tersebut. Kasus ini sempat memicu emosi warga sehingga mereka memblokir jalan pada Minggu (16/2) sejak pukul 12.00 Wita.

1. "Masalah-masalah dalam pacaran memang biasa terjadi seperti perselisihan, bahkan di kalangan anak muda dan tentara yang sedang berpacaran," ujarnya. 2. "Sebenarnya, perselisihan di antara anak muda dan tentara yang sedang pacaran adalah hal yang wajar," katanya. 3. "Konflik dalam pacaran, baik itu di kalangan remaja maupun tentara, memang hal yang biasa," tambahnya. 4. "Pacaran memang seringkali menimbulkan masalah, seperti pertikaian antara anak muda dan tentara yang sedang berpacaran. Itu adalah hal yang wajar," katanya. 5. "Pertikaian dalam pacaran, terutama di kalangan anak-anak muda dan tentara, sebenarnya adalah hal yang wajar," ujarnya. 6. "Sebenarnya, masalah-masalah dalam pacaran, seperti pertikaian antara anak muda dan tentara, adalah hal yang biasa," tambahnya. 7. "Masalah-masalah dalam pacaran, seperti pertikaian, memang sering terjadi, bahkan di antara anak-anak muda dan tentara. Itu adalah hal yang wajar," katanya. 8. "Pertikaian dalam pacaran, baik di kalangan remaja maupun tentara, sebenarnya adalah hal yang biasa," ujarnya. 9. "Sebenarnya, pertikaian dalam pacaran, baik itu di kalangan anak muda maupun tentara, adalah hal yang biasa," tambahnya. 10. "Masalah-masalah dalam pacaran, seperti pertikaian antara anak muda dan tentara, sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi," katanya.

Related article
ADS SPACE