News
Duo Pencuri Berpura-pura sebagai Pembeli, Gondol Jamu di Toko di Jakbar

1. Dua tersangka perampokan telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya setelah melakukan aksi kejahatan di sebuah toko Jamu di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menurut laporan, mereka berpura-pura membeli pelumas sebagai bagian dari rencana mereka. 2. Dua laki-laki yang diduga merampok sebuah toko Jamu di Kebon Jeruk, Jakarta Barat telah ditangkap oleh aparat Polda Metro Jaya. Sebelum melaksanakan aksi, mereka diketahui berpura-pura hendak membeli pelumas. 3. Aparat kepolisian Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua pria yang melakukan aksi perampokan di sebuah toko Jamu di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam aksinya, keduanya berpura-pura ingin membeli pelumas. 4. Polda Metro Jaya telah menangkap dua pria yang merampok toko Jamu di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sebelum melakukan aksi kejahatan, mereka berpura-pura sebagai pembeli pelumas. 5. Dua pelaku perampokan di sebuah toko Jamu di Kebon Jeruk, Jakarta Barat berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Sebelum merampok, mereka berpura-pura ingin membeli pelumas. 6. Petugas Polda Metro Jaya telah menahan dua orang yang melakukan perampokan di toko Jamu di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menurut laporan, mereka berpura-pura membeli pelumas sebelum melakukan aksi kejahatan. 7. Dua pria yang melakukan aksi perampokan di toko Jamu di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berhasil diamankan oleh petugas Polda Metro Jaya. Sebelum merampok, mereka berpura-pura sebagai pembeli pelumas. 8. Dua pelaku perampokan berhasil diringkus oleh Polda Metro Jaya setelah melakukan aksi kejahatan di sebuah toko Jamu di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menurut laporan, mereka berpura-pura membeli pelumas sebelum merampok. 9. Dua orang pelaku perampokan di sebuah toko Jamu di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Sebelum melakukan aksi, mereka berpura-pura ingin membeli pelumas. 10. Dua pria yang merampok sebuah toko Jamu di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Sebelum melakukan aksi perampokan, mereka berpura-pura sebagai pembeli pelumas.
1. Berdasarkan video yang telah beredar, tampak jelas bahwa pelaku mendatangi lokasi tersebut dengan berpura-pura ingin membeli obat pelumas. Kemudian, pelaku langsung mengeluarkan celurit dan mulai mengintimidasi korban. 2. Melalui video yang beredar, kita bisa melihat pelaku yang mendekati lokasi dengan pura-pura ingin membeli obat pelumas. Tak lama setelah itu, pelaku mengejutkan dengan mengeluarkan celurit dan mulai mengancam korban. 3. Dalam video yang beredar, pelaku nampak datang ke lokasi dan berpura-pura akan membeli obat pelumas. Pelaku kemudian mengeluarkan celurit dan mulai mengancam korban. 4. Video yang beredar memperlihatkan pelaku datang ke lokasi dengan alasan membeli obat pelumas. Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan celurit dan mulai menakut-nakuti korban. 5. Dari rekaman video yang beredar, pelaku tampak datang ke lokasi dan berpura-pura ingin membeli obat pelumas. Selanjutnya, pelaku mengeluarkan celurit dan mulai mengancam korban. 6. Bisa dilihat dari video yang beredar, pelaku mendatangi lokasi dan berpura-pura membeli obat pelumas. Tak berapa lama, pelaku mengeluarkan celurit dan mulai mengintimidasi korban. 7. Dalam video yang beredar, jelas terlihat pelaku datang ke lokasi dengan pura-pura membeli obat pelumas. Tak lama setelah itu, pelaku mengejutkan dengan mengeluarkan celurit dan mengancam korban. 8. Video yang beredar menunjukkan pelaku yang datang ke lokasi dengan alasan membeli obat pelumas. Akan tetapi, pelaku segera mengeluarkan celurit dan mulai mengancam korban. 9. Dari video yang beredar, tampak terlihat pelaku datang ke lokasi dan berpura-pura membeli obat pelumas. Pelaku lalu mengeluarkan celurit dan mulai mengintimidasi korban. 10. Berdasarkan video yang beredar, pelaku tampak datang ke lokasi dengan pura-pura membeli obat pelumas. Tak berapa lama, pelaku mengeluarkan celurit dan mulai mengancam korban.
1. "Seorang pelaku meraih produk obat pelumas dengan alasan ingin bertanya, dan pelapor menjawab, 'Ini bang obatnya'. Seketika, pelaku bergegas keluar dan berkomunikasi dengan kawannya yang kemudian memutar balik motor ke posisi awal," ujar AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dalam pernyataannya pada Minggu (2/3/2025). 2. "Pelaku pertama berpura-pura ingin menanyakan tentang obat pelumas dan mendapat balasan dari pelapor, 'Ini bang obatnya'. Dia kemudian keluar dan bertemu dengan temannya, yang segera membalikkan arah motor dan kembali ke posisi semula," kata AKBP Ressa Fiardy Marasabessy dari Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (2/3/2025). 3. "Satu dari pelaku mendekati dan bertanya tentang produk obat pelumas, pelapor pun menjawab, 'Ini bang obatnya'. Tak lama setelah itu, pelaku tersebut keluar dan temannya segera memutar balik motor mereka ke posisi awal," ungkap AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dalam keterangan persnya pada Minggu (2/3/2025). 4. "Salah seorang pelaku melakukan tindakan pura-pura menanyakan produk obat pelumas dan pelapor menjawab, 'Ini bang obatnya'. Segera setelah itu, pelaku keluar dan temannya pun memutar balikkan motor ke posisi semula," tambahnya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (2/3/2025). 5. "Pelaku berpura-pura menanyakan obat pelumas dan pelapor merespon, 'Ini bang obatnya'. Selanjutnya, pelaku keluar dan bertemu dengan temannya yang segera membalikkan motor dan kembali ke posisi semula," katanya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dalam keterangan resminya pada Minggu (2/3/2025).
1. Menurut Ressa, insiden tersebut terjadi pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, dengan pelaku yang berboncengan sepeda motor datang ke toko korban dengan alasan menjadi pembeli. 2. Ressa menegaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, saat pelaku yang berdua naik sepeda motor berpura-pura datang ke toko korban sebagai pembeli. 3. Ressa menginformasikan bahwa kejadian itu terjadi di hari Jumat (28/2) pada pukul 02.40 WIB, ketika pelaku yang berboncengan sepeda motor mendatangi toko korban dengan niat berpura-pura menjadi pembeli. 4. Ressa menjelaskan bahwa peristiwa itu berlangsung pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, di mana pelaku naik sepeda motor berduaan dan datang ke toko korban dengan pura-pura menjadi pembeli. 5. Ressa mengungkapkan bahwa insiden tersebut berlangsung pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, saat pelaku berboncengan sepeda motor datang ke toko korban dengan berkedok sebagai pembeli. 6. Ressa menambahkan, peristiwa itu berlangsung pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, saat dua pelaku naik sepeda motor mendatangi toko korban dengan pura-pura berbelanja. 7. Ressa menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, dimana pelaku yang berboncengan sepeda motor mendatangi toko korban dengan dalih menjadi pembeli. 8. Ressa mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, dengan pelaku yang berboncengan sepeda motor datang ke toko korban sambil berpura-pura untuk berbelanja. 9. Ressa melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, dimana pelaku berboncengan sepeda motor mendatangi toko korban dengan berpura-pura sebagai pembeli. 10. Ressa menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (28/2) pukul 02.40 WIB, saat pelaku naik sepeda motor berdua dan mendatangi toko korban dengan alasan menjadi pembeli.
1. "Saat kejadian, korban diancam dengan senjata tajam oleh seorang pelaku," ujar Ressa. Dia menambahkan bahwa korban sempat melawan dan berhasil merebut celurit dari tangan pelaku. "Namun, pelaku berhasil kabur sambil membawa dompet korban yang berisi uang sebesar Rp 750 ribu." 2. "Pelaku menyerang korban dengan senjata tajam pada saat itu," kata Ressa. Dia melanjutkan, "Meski sempat berusaha melawan dan berhasil merebut celurit pelaku, korban tak dapat mencegah pelaku melarikan diri dengan dompet yang berisi uang sejumlah Rp 750 ribu." 3. "Pada waktu itu, korban diancam oleh seorang pelaku yang membawa senjata tajam," ungkap Ressa. Dia menjelaskan bahwa korban sempat melakukan perlawanan dan berhasil mengambil celurit dari tangan pelaku. "Namun, pelaku berhasil melarikan diri dan membawa kabur dompet korban yang berisi uang Rp 750 ribu." 4. "Pelaku mengancam korban dengan senjata tajam saat itu," tutur Ressa. Dia menambahkan, "Korban sempat melakukan perlawanan dan berhasil merebut celurit pelaku. Akan tetapi, pelaku berhasil kabur dan membawa dompet korban yang berisi uang sebesar Rp 750 ribu." 5. "Saat itu, salah satu pelaku menodongkan senjata tajam ke korban," kata Ressa. Dia menyebutkan bahwa korban sempat berhasil melakukan perlawanan dan merebut celurit pelaku. "Namun, pelaku berhasil melarikan diri dan membawa kabur dompet korban yang berisi uang sejumlah Rp 750 ribu."