News
Whoosh Siap Hadapi Lonjakan Penumpang di Momen Pilkada 2024

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan prediksinya bahwa penumpang Whoosh akan meningkat pada Pilkada serentak 2024 dan mengonfirmasi bahwa delapan ribu tiket untuk keberangkatan hari ini telah laku terjual.
"KCIC telah melayani lebih dari 16 ribu penumpang Whoosh ke berbagai tujuan hingga Selasa sore," kata Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC. Tambahnya, jumlah keberangkatan penumpang ini menunjukkan adanya peningkatan volume jika dibandingkan dengan Selasa pekan lalu, dan penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat.
Lebih jauh lagi, sudah ada sekitar 8.000 tiket yang terjual untuk keberangkatan di hari Rabu, 27 November 2024. Diperkirakan peningkatan ini akan terus berlanjut, terutama melalui pembelian tiket go show pada hari yang sama.
"Momen Pilkada Serentak ini, menurut prediksi KCIC, akan menarik lebih banyak masyarakat untuk naik Whoosh hingga Rabu. Banyak penumpang Whoosh yang memanfaatkan kesempatan ini untuk pulang ke kota asal dan berpartisipasi dalam Pilkada Serentak atau memanfaatkan hari libur," katanya.
Sebagai upaya untuk mengakomodasi potensi pertumbuhan penumpang, KCIC mengatur 48 jadwal perjalanan Whoosh setiap hari. Dengan interval 30 menit antar perjalanan Whoosh pada jam sibuk, ini memungkinkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka dengan lebih praktis dan fleksibel.
"Banyaknya jumlah perjalanan Whoosh yang tersedia memudahkan penumpang untuk merencanakan perjalanan pulang-pergi di hari yang sama, sehingga mereka dapat menyelesaikan urusan Pilkada di kota asal mereka tanpa harus menginap, tambah Eva.
Untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket Whoosh, terdapat dua jalur yang bisa dipilih, yaitu online dan offline. Jalur online meliputi aplikasi Whoosh, situs resmi, dan aplikasi mitra seperti KAI Access, Livin Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com. Kalau ingin membeli offline, tiket bisa didapatkan di loket atau Ticket Vending Machine (TVM) yang ada di stasiun.