News
Tanggapan Polsek Kelapa Gading Terkait Viralnya Gerbang Ditutup Saat Warga Ingin Melapor

Kompol Maulana Mukarom, Kapolsek Kelapa Gading, membantah klaim yang beredar di media sosial tentang penutupan gerbang Polsek saat ada warga yang hendak melapor.
Maulana, seperti yang dilaporkan oleh Antara, merasa bahwa pihaknya tengah diposisikan dalam situasi sulit setelah Reskrim Polsek Gading mengambil tugas menangani kasus narkoba yang melibatkan tiga orang. Dia menegaskan bahwa proses penanganan kasus tersebut telah dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada, katanya.
Menanggapi video viral di media sosial yang merugikan Polsek Kelapa Gading, Maulana mengatakan, "Perkara ini sudah kami tangani dengan profesional dan sudah berada di jalur yang tepat. Saat ini, perkara tersebut sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan," dikutip pada hari Selasa.
Sebuah video viral menampilkan seorang pria berbaju hitam yang sedang meneriaki orang-orang dari luar pagar. Walaupun begitu, pria tersebut tampak dihiraukan oleh anggota yang tengah berjaga di halaman Polsek Kelapa Gading.
"Hoy, bisa dibuka pintunya, kami ingin dilayani. Apakah kami bisa berbicara dan mendapatkan pelayanan yang layak?" pintanya dengan suara keras.
Maulana menyampaikan bahwa kekacauan ini berawal saat timnya menangkap dua orang berinisial R dan DA dengan bukti narkotika jenis sabu. Dari hasil wawancara dengan kedua tersangka, mereka mengaku bahwa narkotika itu dibeli untuk digunakan bersama pelaku lainnya berinisial IR, yang telah mentransfer uang ke rekening pribadi DA untuk membeli narkotika tersebut.