ADS SPACE

News

The latest technology news for smartphones, tablets, computers, laptops, smart home devices, electronics, tech trends, etc.

IPW Hargai Transparansi Polri dalam Mengungkap Kasus Eks Kapolres Ngada

March 14, 2025
'IPW Hargai Transparansi Polri dalam Mengungkap Kasus Eks Kapolres Ngada'

Sugeng Teguh Santoso, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), memberikan penghargaan kepada Polri atas keberhasilan mereka dalam menangani kasus narkoba dan asusila yang melibatkan mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja. Menurut Sugeng, Polri telah menunjukkan transparansi dalam penanganan kasus tersebut.

"Menampilkan tersangka AKBP Fajar merupakan langkah Polri dalam merespons tuntutan publik terkait transparansi, dan hal ini telah dijawab oleh Polri," ujar Sugeng saat berbicara dengan wartawan, Kamis (13//3/2025).

Kasus asusila hingga narkoba menjerat Fajar dengan pasal berlapis. Fajar kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan kini mendekam di rutan Bareskrim Polri.

"Menurut pandangan saya, Polri telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mewujudkan presisi kerjanya, termasuk dalam hal transparansi dan penegakan keadilan bagi korban. Oleh karena itu, IPW memberikan apresiasi atas langkah ini, di mana Polri berani untuk mengungkap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya secara terbuka," tambahnya.

Sugeng menekankan pentingnya transparansi dalam proses etik dan persidangan kasus AKBP Fajar. Katanya, publik akan selalu mengawasi setiap langkah yang diambil oleh Polri.

Dia juga menambahkan catatan untuk Polri. Sugeng berharap bahwa institusi Polri harus dapat mendeteksi dini masalah-masalah pribadi dari anggota mereka sebelum berubah menjadi bentuk pelanggaran, katanya.

"Jadi, upaya preventif diperlukan untuk mencegah terjadinya kondisi-kondisi kejiwaan yang dapat membebani Polri jika tidak terdeteksi. Bagaimana cara mendeteksinya? Itu dapat dilakukan melalui pengawasan oleh atasan langsung. Misalnya jika dia adalah kapolres, tentu pengawasannya oleh kapolda," ucapnya.

"Sugeng menekankan bahwa setiap anggota polisi harus saling menjaga dan segera melapor kepada atasan jika menemukan sesuatu yang tidak normal dari sikap dan perilaku rekan kerjanya di kepolisian," katanya.

Sebagaimana telah diketahui, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, mantan Kapolres Ngada, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba dan asusila. Saat ini, Fajar tengah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

"Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk menindak tegas AKBP Fajar. Dalam ujarnya, Jenderal Sigit menambahkan bahwa pihaknya akan memproses AKBP Fajar baik dari sisi etik maupun pidana."

Related article
ADS SPACE